Background

Update Saham

KEDATANGAN INVESTOR, SMCB TERUS MATANGKAN NIAT UNTUK RIGHTS ISSU

89141013 IQPlus, (16/10) - PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB) mengaku bahwa pihaknya masih terus mengkaji untuk merealisasikan rencana aksi korporasinya di pasar modal (corporate action). Hal itu disampaikan Manajemen kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) seiring dengan penjelasan perusahaan terkait volatilitas transaksi saham SMCP di pasar. Terkait pergerakan saham SMCB di pasar belum lama ini, Manajemen mengaku bahwa pihaknya tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal. "Selain itu, Perseroan tidak mengetahui adanya aktivitas perdagangan saham dari pemegang saham tertentu sebagaimana diatur dalam POJK No. 11/POJK.04/2017 (dahulu POJK No. 60/POJK.04/2015),"tulis Manajemen SMCB, di Jakarta, Jumat. Namun demikian, Manajemen SMCB mengaku bahwa saat ini Perseroan masih menjajaki rencana aksi korporasi, antara lain berupa rencana penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (rights issue). Aksi korporasi ini bagian dari lanjutan MoU yang ditandatangani oleh Perseroan dengan Taiheyo Cement Corporation (TCC) pada tanggal 21 April 2020. "Namun demikian kepastian pelaksanaan atas rencana rights issue tersebut akan kami sampaikan secara resmi kepada regulator maupun publik setelah terdapat kepastian pelaksanaannya,"terang Manajemen SMCB. Seperti diketahui, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB) bersama dengan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) telah menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MOU) dengan Taiheiyo Cement Corporation (TCC). Kesepakatan ini diteken sehubungan dengan kesepakatan awal untuk melakukan investasi dan kerjasama strategis antara para pihak yang meliputi rencana investasi saham oleh TCC di SMCB, kesepakatan mengenai ekspor ke TCC, dan rencana kemitraan dengan TCC. Adapun investasi yang dimaksud dalam MOU adalah sehubungan dengan rencana TCC untuk mengambil bagian atas saham atau melakukan investasi pada SMCB dengan nilai rencana investasi TCC pada SMCB sebesar US$ 220 juta. Mekanismenya, TCC akan melakukan investasi pada SMCB melalui peningkatan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu atau biasa disebut rights issue. (end)