Background

Update Saham

AUDIT TEKNOLOGI, PURE TEKEN MOU DENGAN BPPT

55072838 IQPlus, (21/12) - PT Trinitan Metals and Minerals Tbk. (PURE) telah menandatangani nota kesepahaman (MOU) dan perjanjian dengan perjanjian kerjasama (PKS) dengan Badan pengkajian dan penerapan teknologi (BPPT) pada tanggal 16 desember 2020. Menurut keterangan Rudiana Corporate Secretary PURE Jumat menegaskan bahwa Perseroan dengan anak usahanya yaitu PT. Hydrotech Metal Indonesia (HMI) dan BPPT teken MOU mengenai audit teknologi Pilot Plant STAL Technology yang dimiliki oleh HMI. Teknologi ini sudah terbukti menghasilkan konversi biji Nickel dari low grade Nickel laterite menjadi Pregnant Leach Solution (PLS) dalam waktu 4 jam. Selanjutnya PLS akan diolah ke produk lanjutannya seperti Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) atau Mixed Sulphide Precipitate maupun Nickel Murni atau Nickel Sulfat dan Kobalt sulfat. Audit ini bertujuan untuk mendapatkan penegasan dan pengakuan mengenai STAL technology yang merupakan solusi bagi pengolahan biji nikel laterit kadar rendah di Indonesia yang mampu menghasilkan nikel 99.96 %, Nikel sulfat dan kobalt sulfat. "Teknologi ini belum pernah dikembangkan di Indonesia sebelumnya dan akan menjadi hasil karya anak bangsa yang membanggakan serta dapat meningkatkan nilai jual biji nikel laterit kadar rendah dengan biaya Investasi yang efisien," tutur Rudiana. Penandatangan MOU dan PKS ini dilakukan oleh Direktur Utama PURE dan HMI yaitu Petrus Tjandra dan Widodo Sucipto, serta Hamman Riza kepala BBPT dan Yenni Bakhtiar selaku Kepala Pusyantek BBPT dalam acara Business gathering yang diselenggarakan oleh BPPT secara virtual. Rudiana menambahkan "Audit dan PKS dengan BPPT ini diharapkan dapat mempermudah operasional dan berdampak pada kondisi keuangan PURE kedepannya,"imbuhnya. (end)