Background

Update Saham

RUPIAH DITUTUP MELEMAH DI TENGAH PENGUATAN MATA UANG KAWASAN

24171230 IQPlus, (20/11) - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada akhir pekan melemah di tengah penguatan mayoritas mata uang kawasan Asia terhadap dolar AS. Rupiah Jumat sore ditutup melemah 17 poin atau 0,12 persen ke posisi Rp14.182 per dolar AS dibandingkan hari sebelumnya Rp14.165 per dolar AS. "Dari internal, pergerakan rupiah dipengaruhi keputusan Bank Indonesia yang menurunkan suku bunga acuan kemarin. Keputusan tersebut di luar dugaan karena para analis memprediksi Bank Indonesia masih akan mempertahankan suku bunga acuan," kata Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Jumat. Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 18-19 November 2020 memutuskan untuk menurunkan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 bps menjadi 3,75 persen, suku bunga deposit facility sebesar 25 bps menjadi 3 persen, dan suku bunga lending facility sebesar 25 bps menjadi 4,5 persen. Sentimen domestik lainnya yaitu Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) yang pada kuartal III 2020 surplus sebesar 2,1 miliar dolar AS. Realisasi itu jauh lebih rendah dari kuartal II 2020 dengan surplus mencapai 9,2 miliar dolar AS. Dengan begitu, posisi cadangan devisa pada kuartal III 2020 naik menjadi 135,2 miliar dolar AS. Posisi cadangan devisa itu setara dengan pembiayaan 7,6 bulan impor atau 9,1 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Dari eksternal, semalam AS telah membuat dua langkah yang saling bertentangan terkait masa depan jalur stimulus COVID-19. Di satu sisi, Menteri Keuangan Steven Mnuchin telah meminta Federal Reserve untuk mengembalikan dana untuk sistem pinjaman umum yang dikelola untuk mendukung berbagai organisasi selama pandemi.(end/ant)