Background

Berita Terbaru

KASUS COVID-19 MEROKET, EKONOMI INDIA DIPREDIKSI KEMBALI AMBRUK

24084538 IQPlus, (5/5) - Pemerintah India memutuskan mengunci negara itu pada tahun lalu untuk menghindari penyebaran covid-19 yang tidak terkendali yang telah dialami oleh banyak negara di dunia. Rencana tersebut sebagian besar berhasil, tetapi dalam prosesnya melumpuhkan ekonomi India. Sekarang India sedang menghadapi krisis covid-19 yang lebih menghancurkan dan Perdana Menteri India Narendra Modi enggan menempatkan ekonominya melalui putaran gejolak lainnya. Namun kondisi itu sepertinya membuat ekonomi India mungkin akan hancur lagi. Salah satu yang terpukul keras di India yakni industri kulit. India adalah pengekspor kulit dan barang-barang kulit terbesar di dunia. "Negara ini adalah pengekspor pakaian kulit terbesar kedua dan pengekspor barang kulit terbesar keempat di dunia," kata Dewan Ekspor Kulit India, divisi dari Kementerian Perdagangan & Industri India, dilansir dari CNN, Rabu, 5 Mei 2021. Tak hanya itu, India juga merupakan produsen utama alas kaki setelah Tiongkok dan memproduksi hampir tiga miliar pasang sepatu setiap tahun. Tahun lalu, pandemi menjadi pukulan serius bagi industri kulit India. Ekspor kulit merosot tajam 29,1 persen di tahun lalu dibandingkan dengan tahun sebelumnya, karena industri kehilangan hampir USD1,4 miliar dalam ekspor. "Itu karena pembeli di Amerika Serikat, Uni Eropa, dan Inggris menunda pembelian selama penguncian mereka sendiri," kat Ketua Dewan Ekspor Kulit India Aqeel Panaruna. Seorang pakar industri, yang tidak ingin diidentifikasi dan juga saat ini terinfeksi virus korona, mengatakan produsen kulit telah menderita efek kumulatif dari penutupan yang berlarut-larut tahun lalu. Dikhawatirkan gelombang kedua covid-19 yang memburuk dapat membuat industri kembali terpuruk sekali lagi. Sebagian besar kekhawatiran itu dipicu oleh dinamika tenaga kerja industri. "Mayoritas angkatan kerja berusia 18 hingga 45 tahun dan belum divaksinasi. Kami mengandalkan Tuhan sekarang," kata Wakil Ketua Dewan Ekspor Kulit India Sanjay Leekha. (end/ba)