Background

Berita Terbaru

TERAPKAN DIGITAL CONSTRUCTION, HUTAMA KARYA RAIH DUA PENGHARGAAN

34257755 IQPlus, (9/12) -- PT Hutama Karya (Persero) (HK) meraih dua penghargaan di ajang internasional yaitu Kompetisi International YII Infrastructure & Going Digital Awards 2022 dan 22nd International Conference on Construction Applications of Virtual Reality (CONVR2022) pada akhir bulan November lalu. Kompetisi International YII Infrastructure & Going Digital Awards 2022 merupakan event tahunan rutin yang diselenggarakan oleh Bentley System USA terkait kemajuan digital infrastruktur dengan kategori penghargaan mencakup keseluruhan proses dari proyek infrastruktur, mulai dari perencanaan, konstruksi, hingga operasi. Pada Kompetisi International YII Infrastructure & Going Digital Awards 2022 Hutama Karya berhasil menyabet penghargaan Top 3 Kategori Geoprofessional yang dipresentasikan oleh Akhyaarul Umam Azzaqy selaku Project Manager (PM) Bendungan Semantok dan Amy Rachmadhani selaku Manager Pengembangan Building Information Modelling (BIM) Divisi Sistem, TI & Riset Teknologi (SIT) melalui Proyek Bendungan Semantok. Hutama Karya diwakili oleh Executive Vice President (EVP) Divisi SIT G. Aji Sentosa, Vice President (VP) BIM Rizky Agung Saputra, PM Bendungan Semantok Akhyaarul Umam Azzaqy, menerima penghargaan secara langsung pada tanggal 14-16 November lalu di London, Inggris. Kompetisi ini diikuti oleh 318 Proyek dari 180 organisasi yang tersebar di 47 negara dan 270 kota di seluruh dunia. Hutama Karya melalui Proyek Bendungan Semantok menekankan keunggulan dan kemajuan digital konstruksi dalam manajemen geodata, informasi, geofisika, dan rekayasa geoteknik yang berdampak pada sosial, ekonomi dan sustainability. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Tjahjo Purnomo dalam keterangannya Kamis (8/12) mengatakan keikutsertaan Hutama Karya dalam kompetisi bidang digitalisasi konstruksi diyakini dapat membantu menjawab tantangan engineering dalam pelaksanaan proyek di Hutama Karya. .Penerapan digitalisasi konstruksi di Hutama Karya pada seluruh proyek yang saat ini dikerjakan, ini memberikan value bagi pelaksanaan proyek dan korporasi.. ujar Tjahjo. Dalam konferensi 22nd International Conference on Construction Applications of Virtual Reality (CONVR2022) yang berlangsung dari tanggal 15 - 20 November lalu di Seoul, Korea Selatan, Hutama Karya juga berhasil meraih 2 (dua) penghargaan Best Paper terkait Best Practice Digital Survey dalam Proyek Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) dan Proyek Bendungan Semantok. Paper ini dipresentasikan langsung oleh Sari Gita Wardani dan Audy Aditriananda dengan judul Implementation of Digital Survey to Enhance The Construction Monitoring of A Toll Road Project : A Case Study of Trans Sumatera Toll Road and Semantok Dam yang secara khusus mengangkat topik tentang Digital Survey untuk menemukan Best Practice Surveying dalam mempercepat Construction Monitoring dalam fase pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Ruas Tol Binjai Brandan dan Proyek Bendungan Semantok. Konferensi ini merupakan event tahunan dari International Conference on Construction Applications of Virtual Reality, yang bertujuan mempertemukan researcher dan praktisi AEC dari seluruh dunia untuk mempresentasikan dan mendiskusikan perkembangan terbaru, penelitian, ide, dan aplikasi terbaru yang berasal dari innovative research di bidang Virtual Reality (VR), Augmented Reality (AR) dan Building Information Pemodelan (BIM) dan mendiskusikan strategi untuk pengembangan perspektif penelitian di masa depan. Diselenggarakan oleh CONVR Organizing Committee, Chung Ang University, dan Korean Institute of Construction Engineering and Management (KICEM), konferensi internasional ini diikuti oleh 550 penulis dan 150 paper dari 71 universitas dan 3 perusahaan yang berasal dari 22 negara di seluruh dunia. Lebih lanjut, Tjahjo menyampaikan bahwa peningkatan literasi dan menyadari perkembangan teknologi secara global akan menjadi landasan utama dalam penerapan digital construction secara efektif dan efisien. Sehingga implementasi dari inovasi diharapkan memberi nilai tambah bagi korporasi untuk menghadapi persaingan global. "Melalui penghargaan ini, implementasi digital construction diharapkan dapat menjadi inovasi korporasi dalam manajemen proyek karena dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas output dari segi kualitas bangunan, waktu pelaksanaan konstruksi, hingga efisiensi biaya," tutup Tjahjo Purnomo, EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya. Berbagai capaian ini diharapkan bisa mendongkrak hadirnya inovasi baru dalam pengembangan teknologi konstruksi di Indonesia. Hutama Karya siap untuk mengembangkan dan menghubungkan kebaikan bagi Indonesia. (end)